Penulis : Zahratul Aini – Aksi Bersama Banten
Aksi Bersama — Perjalanan saya sebagai relawan dimulai pada tahun 2021, berangkat dari sebuah rasa penasaran yang sederhana. Saya ingin melangkah lebih dekat, merasakan langsung denyut kehidupan warga, dan memahami perjuangan yang selama ini mungkin luput dari pandangan. Setelah menjalaninya, saya menyadari bahwa hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele—sebuah senyuman, sapaan hangat, atau uluran tangan—ternyata mampu menciptakan kebahagiaan yang tak terduga bagi orang lain.
Bagi saya, menjadi relawan adalah perjalanan menemukan harta karun. Saya telah menjelajahi berbagai daerah, mulai dari wilayah terdepan, terluar, hingga tertinggal (3T) hingga ke keriuhan perkotaan. Namun, pengalaman di “Aksi Bersama”memberikan kesan yang jauh lebih mendalam. Di sini, saya tidak hanya bertemu dengan orang-orang baik, tetapi juga sosok-sosok luar biasa yang berjiwa besar. Mereka mengajari saya menjadi pribadi yang lebih dewasa, tulus, dan rendah hati. Rasanya, saya seperti menemukan keluarga baru yang sangat solid.
Momen pertama yang tak terlupakan adalah saat Kopdar & Comdev bulan Agustus lalu. Datang sendirian dari Tangerang Selatan menuju Pandeglang, awalnya saya mengira akan merasa asing. Namun, kebaikan datang lebih cepat dari dugaan. Seseorang dengan tulus menawarkan tumpangan dan menemani saya berbincang sepanjang jalan. Begitu pula saat pulang, rekan-rekan relawan saling membantu mencarikan rute aman hingga saya sampai di stasiun terdekat. Perhatian kecil ini membuat perjalanan yang jauh terasa begitu ringan.
Satu hal yang membuat saya kagum adalah dinamika saat berdiskusi. Saya melihat bagaimana rekan-rekan berpikir sangat kritis, bahkan suasana sempat terasa tegang karena keseriusan mereka dalam mencari solusi terbaik bagi warga. Namun, begitu diskusi usai, semua kembali akur dan bersenda gurau. Dari sana saya belajar bahwa perbedaan pendapat adalah cara untuk memperkaya sudut pandang, bukan untuk merusak hubungan.
Energi positif ini ternyata menular. Pada Comdev bulan September, beberapa teman saya tertarik untuk ikut bergabung. Kami merasakan hal yang sama: beruntung menjadi bagian dari Aksi Bersama. Kepedulian para relawan tidak berhenti saat kegiatan selesai; mereka terus menghubungi kami, memastikan kami sampai di rumah dengan selamat. Kebersamaan ini menghapus segala batas jarak dan kecanggungan.
Dari perjalanan ini, saya memetik satu pelajaran penting: kebaikan bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang bagaimana kebaikan itu menyatukan dan menciptakan dukungan yang tak terduga. Sesulit apa pun jalannya, segalanya akan terasa mudah saat kita berjalan bersama. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Teman Aksi Banten, tempat di mana kebahagiaan tertinggi adalah ketika kita bisa merangkul satu sama lain sebagai keluarga.
